Membuat Seleksi Dengan Kode SelectSameBreakdownName / Menambahkan Shape / Menambahkan Link Data / Menyatukan Data / Menduplikasi Data Graphic

Anda bisa memberi tambahan pada penampilan Pivot Node dengan memberikannya shaes dari stencil manapun. Contohnya, jika anda pilih semua Pivot Node yang merepresentasikan Manufacturers, maka anda tinggal pergi ke menu PivotDiagram, lalu pilih Apply shape menu untuk membuka Apply Shape dialog box. Sebetulnya ada cara yang lebih efektif dalam memilih semua Pivot Node Manufacturers ini dengan menggunakan kode SelectSameGroup dan SelectSameBreakdownName.
Buka VBA Editor dengan menekan Ctrl dan F11 lalu buat 4 module baru dan 1 UserForm. Di module anda copy paste kode isPiotShapeType, GetBreakdownID, SelectSameGroup, dan SelectSameBreakdownName. Pada UserForm anda panggil fungsi SelectSameGroup. Ini akan memilih semua Pivot Node Manufacturer diseluruh halaman Visio. Ini tentunya membantu pekerjaan anda dimana jika anda akan berhadapan dengan ratusan Pivot Node, apakah anda ingin melakukannya secara manual? Tentu tidak. Nah setelah selesai menulis kode dan UserForm nya, kembali ke halaman Visio lalu pilih Pivot Node Manufacturer dan Run macro yang barusan dibuat. Jika macro nya tidak tampil di toolbar, pilihlah Developer. Lalu klik tombol Run dan piilh Macro SelectSameGroup dan klik Run. Sekarang semua Manufacturer terpilih.
Untuk menambahkan Shape, pergi ke menu PivotDiagram, pilih Apply Shape. Stencil Department dan Workflow otomatis terbuka, dan anda bisa memiilh stencil mana saja yang ingin anda pilih. Kali ini saya pilih Manufacturing shape dari stencil Departments, lalu klik OK. Jika saya zoom halaman ini maka terlihat icon Manufacturing disetipa Pivote Node Manufacturer. Jika anda kurang puas dengan icon tersebut, setiap saat anda bisa merubahnya dengan memiilhnya kembali lalu klik Reset Shape. Faktanya, aksi dari Apply Shape menambahkan subshape ke dalam group Pivot Node, dan subshape yang baru ini akan menjadi suatu instansi dari Master dokumen stencil sama seperti halnya yang terjadi dengan Data Graphics. Oleh karena itu, Master yang diperlukan otomatis terdapat pada Document Stencil. Sekali anda apply shape ke dalam Pivot Node dengan cara demikian, apapun penambahan Add Categories yang anda lakukan dengan pilihan Category yang sama, maka Apply Shape Master sudah termasuk di dalamnya.
Sekarang anda sudah melakukan perincian pada Pivot Node sampai pada unit individu PC, selanjutnya anda akan menambahkan Data lewat menu Data, Link Data to Shapes untuk membuka sumber data recordset sebagai External Data window, yang kemudian diikuti dengan memberikan link otomatis dari Data Column MachineSN kepada Shape Field Member lewat menu Data, Automatic Link. Disini anda pilih semua shape yang ada di halaman lalu Next, dibagian Data Column pilih MachineSN dan Member untuk Shape Field, lalu klik Next. Biarkan yang lainnya secara default lalu Finish. Otomatis semua data pada External Data window akan terhubung dengan Pivot Node di halaman. Dan bila anda memilih salah satu row di External Data maka anda bisa mencari shape datanya dengan memilih Linked Shape dari pilihan menu kanan tombol mouse. Begitupun sebaliknya dari shape ke data dengan memilih menu kanan tombol mouse dan pilih Data, Show Linked Row. Ini memberikan kemudahan dalam pencarian antara data dengan shape.
Kadangkala ada Pivot Nodes yang memiliki perincian (breakdown) yang sangat sedikit dan daripada memperlihatkannya, anda bisa menggabugnkannya dengan Pivot Node lainnya. Disini saya akan menggabungkan 2 Pivot Node Manufacturer terakhir, yakni Siemens Nixdorf dan Toshiba. Pilih kedua node tersebut dan pergi ke menu PivotDiagram, lalu Merge. Sekarang anda bisa lihat bahwa nama Siemens Nixdorf dan Toshiba menjadi satu termasuk jumlah Disc Space, Memory, Count dan Cost digabungkan antara kedua node tersebut. Perhatikan sebelum dan sesudah Merge terjadi. Jika anda tidak suka dengan penampilan susunan katanya yaitu terdapat tanda koma setelah Siemens Nixdorf nya, anda bisa merubahnya dibagian Member Shape Data row. Perubahan ini tidak akan berpengaruh jika suatu saat anda ingin memisahkan kedua node tersebut (unmerge).
Anda bisa menggunakan lebih dari satu macam Data Graphic di dalam PivotDiagram. Jika anda duplikasi Data Graphic yang sudah ada, anda bisa. Saya akan duplikasi Data Graphic berikut ini, saya pilih lalu Duplicate, di Data Graphic yang kedua saya pilih Edit Data Graphic. Saya ingin memberikan tambahan tanda icon disetiap Pivot Node MachineSN yang mengindikasikan PC mana saja yang memiliki Screen Size 17 inchi, 15 inchi, dan 14 inchi sebagai berikut. Ada baiknya menggunakan Macro SelectSameBreakdownName sehingga seleksi untuk satu urutan vertical MachineSN terpilih secara otomatis seperti yang saya lakukan disini. Setelah terpilih saya klik Data Graphic yang baru, dan sekarang anda lihat bahwa ada perubahan Icon disetiap MachineSN yang saya berikan. Lakukan hal yang sama pada Pivot Node MachineSN lainnya sampai semua memiliki tanda Icon disudut kanan atas yang mengindikasikan besar kecilnya Screen Size pada Monitor PC. Perhatikan satu hal ini. Jika anda menggunakan berbagai macam Data Graphic di halaman PivotDiagram yang sama, hati hati untuk tidak mengedit Data Graphic nya dari pilihan menu PivotDiagram, Edit Data Graphic karena ini akan mengakibatkan keseluruh PivotDiagram. Lebih baik menggunakan Data Graphic panel dan memilih node satu per satu untuk melakukan perubahan Data Graphic.

0 comments:

Posting Komentar