Membuat PivotDiagram / Meningkatkan Kualitas Data Graphic / Memecah Belah Bagian PivotDiagram

A. PivotDiagrams adalah cara yang terbaik dalam merangkum data di Microsoft Visio. PivotDiagrams bisa digunakan untuk analisa dan juga untuk memperlihatkan informasi secara real bahkan bisa sambil navigasi antara link data shape di halaman yang sama maupun yang berbeda. Anda bisa mengkombinasi PivotDiagrams dengan Linked Data dan Data Graphics untuk menghasilkan data dashboard yang saling berintegrasi. PivotDiagrams dibuat dari sumber data, sama seperti Link Data to Shapes, namun Data Recordsets tidak diperlihatkan pada isi External Data window.
Solusi PivotDiagram adalah sebuah add-on pada Visio, jadi anda tidak memiliki penguasaan secara programatik padanya yang berbeda dengan Link Data. Walaupun begitu, anda bisa menggunakan teknik untuk meningkatkan kualitas produktifitas. PivotDiagram membolehkan anda untuk memilih kolum, biasanya yang non-numerik, sebagai kategori yang kemudian bisa anda perincikan datanya. Kategori yang dimaksud ini diberikan nama Breakdown Shapes yang letaknya diantara node yang memperlihatkan kumpulan data. Node ini kemudian bisa diperincikan lagi menjadi subkategori sampai sekecil mungkin sampai semua row dari Data Recordset diperlihatkan sebagai single node.
PivotDiagrams bekerja sangat baik dengan kumpulan data yang bersifat numerik dan valas. Pada contoh file DBSample.mdb, dibagian table Network – Computers memiliki data tipe numeric untuk kolum bernama Number, Machine Type, Hard Disk space dan Memory, sedangkan untuk Cost adalah data tipe valas. Sebuah query bernama Network – Detail pada database ini merangkum bagian numeric dan memberikan jumlah mesin dari table Network – Computers. Namun query nya tidak memperlihatkan perincian untuk bagian Manufacturer dan Machine Type.
Anda bisa mulai membuat PivotDiagram dari menu New, Business atau insert PivotDiagram pada halaman Visio dengan pergi ke menu Data, Insert PivotDiagram. Saya mulai dari awalnya pembukaan Visio, saya pilih Business dan klik PivotDiagram. Otomatis ia akan meminta data untuk di link, saya pilih format Excel lalu Next. Saya berikan lokasi file DBSample.mdb dan saya pilih Network – Computers lalu Next. Yang lainnya saya biarkan default lalu Finish. Tampillah PivotDiagram untuk table Network Computers. Disini tidak terlihat perincian isi table Network Computers, nanti saya perlihatkannya setelah yang satu ini.
B. Sekarang perlu saya ubah penampilan Data Graphic nya maka saya pilih Pivot node nya lalu saya pergi ke menu PivotDiagram dan pilih Edit Data Graphics. Sudah ada 2 data field yang tercantum didalamnya. Saya ingin agar data Count, Disk Space, Memory, dan Cost tampil untuk Pivot node ini, maka saya lakukan perubahan sebagai berikut. Untuk Count data tipenya adalah Text, dan saya biarkan niali lainnya secara default. Kemudian saya tambahkan field Memory yang tipe datanya bar versi progress bar. Untuk nilai Maximum value saya berikan 1100 karena rata rata memory untuk table ini memiliki diatas 500 jadi agar penampilannya sesuai perlu dirubah menjadi 1100, dan pastikan Value position nya Interior jadi nilai angka memorinya tertulis didalam progress bar. Saya delete Machine type code dan saya gantikan dengan Disk Space yang tipe datanya bar versi speedometer. Karena dibagian Hard Disk Space Shape Data row memiliki nilai angka dalam unit Gigabytes maka tampilannya akan lebih masuk akal jika angkanya saya bagi 1000 dan hanya menampilkan satu decimal. Untuk itu pilihlah More Fields dan di Custom Formula tulis sebagai berikut. Untuk Maximum value berikan 50 saja. Value dan Label Position berikan Left agar tidak berbenturan dengan angka nilainya Memory. Untuk Value format berikan sebagai berikut. Pada Label tulis Disc Space. Anda bisa susun filed mana yang tampil paling atas dan sebagainya. Nah beginilah kelihatannya sekarang Pivot node nya.
C. Sekarang saatnya untuk membuka seluruh isi pada Pivot node Network Computer ini. Selama Pivot node nya terpilih, disebelah kanan adalah Kategori Penambahan, pertama saya pilih Manufacturer, maka tampil jenis merek PC. Saya biarkan pilihannya pada Manufacturer dan saya pilih lagi Machine Type maka tampil tipe model PC nya. Sekali lagi saya pilih MachineSN untuk menampilkan serial nomer dari setiap unit PC nya. Anda bisa lihat disini bahwa Pivot node nya semakin melebar karena banyaknya data yang terkandung dalam tiap kategori yang baru saya pilih. Oleh karena itu perlu saya rapikan ini sedikit. Saya ingin susun agar ia tidak mendatar melainkan tersusun secara vertical. Pilih semua MachineType node dengan menekan tombol Ctrl dan klik satu per satu, lalu pergi ke menu PivotDiagram, Layout Direction, Left-to-Right. Semua node MachineSN sudah tersusun secara vertical, saya ingin merapikannya sedikit lagi saya pilih Re-layout All. Banyak spasi yang tersisa, tinggal tarik ujung spasi dan rapetkan. Sekarang hasilnya lebih rapi dan jelas.

0 comments:

Posting Komentar