Membuat Link ke Tabel Database dan Meng-Update table Database dari Visio

Ada beberapa perbedaan antara Database Wizard dan Link Data. Link Data hanya membolehkan anda untuk membuat atau refresh shape data, namun Database wizard mampu menambahkan link tambahan terhadap cell manapun didalam ShapeSheet. Fitur terbaru Data Graphic memberikan kemampuan dalam mewarnai shape lewat programming kode, termasuk mengkode ShapeSheet cell manapun dengan menggunakan fitur Custom Formula, namun ia tidak bisa digunakan secara berulang kali. Misalnya, jika suatu jenis warna terasosiasi dengan nilai tertentu, maka untuk melakukan perubahan tambahan yang sama, anda perlu mengeditnya satu per satu secara manual lewat Data Graphic.
Dengan Database Wizard hal ini bisa dilakukan secara tuntas. Anda juga harus ketahui bahwa Database Wizard menggunakan metode lama Open Database Connectivity (ODBC) dalam mebuat suatu koneksi ke sumber data, dengan begitu ia memiliki beberapa keterbatasan seperti, tidak kompatibel dengan data format XML ataupun tidak memiliki database-stored procedures. Database Wizard hanyalah sebuah fitur tambahan, sehingga anda tidak punya pengendalian penuh atas programming kode nya dibandingkan dengan fitur Link Data to Shape yang memiliki pengendalian penuh atas programming kode.
Dalam demonstrasi tutorial ini saya akan menggunakan Access Database file DBSample.mdb untuk mengambil table Office – Employee Details yang memiliki data personal termasuk kolum Departement. Disini saya buat table baru bernama Department dimana terdapat kolum Department yang langsung mengambil data dari kolum Department tabelnya Office – Employee Details. Oleh karena itu saya buat query sebagai berikut. Sekarang saya punya table bernama Department yang memiliki kolum Department, FillForeground, FillBackground, dan FillPattern yang semuanya memiliki nilai kolum Teks namun tidak berisi. Saya buka design view nya dan berikan Primary Key pada row Department sehingga nantinya saya bisa berikan relationship one to many dari table ini ke kolum Department milik table Office Employee Details.
Sekarang saya berada di Visio, dan saya buka Basic Diagram dan sebagai contoh saya ambil rectangle shape ini. Pada bentuk segi empat shape ini akan saya berikan warna merah garis miring untuk menandakan perubahan yang terjadi, yang kemudian perubahan atau tambahan warna tersebut otomatis mengupdate database pada table Department sebelumnya. Sebelum saya rubah shape ini, mari kita lihat properties ShapeSheet nya. Dibagian Fill Format inilah yang nanti akan terjadi perubahan.
Perhatikan disini. Ada hal yang penting buat anda yang suka mengutak atik bagian shapeSheet. Pada saat anda mengubah Fill Pattern dari angka 0 ke 1 atau angka lainnya, maka apa yang terjadi pada nilai di dalam FillForgnd dan FillBkgnd adalah sebaliknya pada saat anda menggunakan Fill dialog box. Tetapi, bagian nilai pada Color dan Pattern Color di dalam Fill dialog box tetap dan tidak berubah. Hal ini terjadi agar para pengguna tidak meilhat perubahannya demi menjaga warna asilnya agar tetap kelihatan pada saat pattern nya muncul. Oleh karena itu anda harus benar benar memperhatikan bagian ini jika tidak ingin ada kesalahan dalam mengupdate data dari Visio ke database.
Sekarang saya berikan shape ini warna dan garis miring lewat Fill Dialog box dari menu Format. Perhatikan perubahan yang terjadi pada cell Fillforeground, Fillbackground, dan FillPattern. Pastikan perubahan ini terjadi di dalam ShapeSheet anda agar nantinya pada saat mengupdate dari Visio ke database terjadi dengan benar. Anda pun bisa langsung merubah FillPattern nya lewat ShapeSheet ini seperti yang saya peragakan ini.
Selanjutnya, dengan terpilihnya bentuk segi empat tadi, saya pergi ke menu Tools, Add-ons, Visio Extras, Database Wizard. Klik Next, lalu pilih yang pertama dan Next, pilih shapes in drawing lalu Next, pilih Rectangle lalu Next, pilih Visio database sample lalu Next. Jika file DBSample.mdb tidak pada lokasinya maka muncul peringatan untuk mencari lokasi file tersebut. Kemudian pilih table Department yang baru dibuat tadi lalu Next, pilih 1 untuk number of field lalu Next, pilih Department sebagai primary key nya lalu Next, pilih Customer Service sebagai default key value lalu Next, hilangkan centang pada bagian Delete Shape lalu Next, biarkan Prop.Department terpilih lalu Next.
Disini anda perlu hati hati dan pastikan pertama anda memilih bagian Cell nya kemudian bagian Database Field nya lalu tentukan Evaluate Data nya. Lakukan seperti yang anda lihat di layar. Bagian ini sangat penting karena jika anda melakukan kesalahan pada import eksport tipe data field, nanti di database nya akan me-reject semua perubahan yang terjadi dari Visio. Oleh karena itu inspeksi sekali lagi bagian Links nya agar nilai FillBackground memenuhi kolum FillBackground nya table Department di dalam database dengan nilai data Value, begitu juga denga FillForeground dan FillPattern nya.
Setelah anda selesai dengan Database Wizard nya, rectangle shape nya berubah menjadi hitam dan di dalam properties ShapeSheet nya pun hilang, ini normal. Pergi ke menu Format dan isikan warna dan pattern sekali lagi. Lalu inspeksi sekali lagi properties ShapeSheet nya pada cell Fill Format.
Sekarang anda bisa gunakan Data Graphic untuk memperlihatkan nilai field Department sebagai item Teks dengan cara membuat New Data Graphic dan tambahkan data Department dengan callout Heading 3, klik Yes untuk apply data graphic nya. Maka tampil Customer Service disamping bentuk segi empat ini. Ini menunjukkan bahwa bentuk segi empat ini sudah tentu terhubung langsung dengan database table Department. Sekarang pun anda bisa meng-update perubahan yang terjadi pada warna bentuk segi empat ini ke dalam database table Department dengan cara klik tombol kanan mouse dan pilih Update Database Record. Dan sekarang buka Access Database file DBSample.mdb nya disini anda lihat bahwa FillForeground Fillbackground dan Fillpattern terdapat nilai sesuai dengan yang telah saya berikan lewat Visio di awal demonstrasi ini.
Selain cara Database Wizard, sebetulnya anda juga bisa memiliih Link to ODBC database. Hasilnya pun akan sama jika anda melakukan perubahan seperti yang saya perlihatkan disini. Baik lewat Database wizard maupun lewat Link to ODBC database yang penting properties nya sama sehingga menghasilkan hasil yang sama juga.

0 comments:

Posting Komentar