Demonstrasi ini adalah lanjutan dari pembuatan database wizard. Disini anda akan menyaksikan cara membuat Department Linked Master, membuat Linked Drawing untuk Meng-update database, mengisi record ke dalam database, dan terakhir meng-update nama shape ke department. Sekarang, bukalah Document Stencil dari menu File, Shape, dan tarik bentuk segi empat ke dalam stencil, kemudian rubah namanya menjadi Department.
Buka Master properties dialog box dan centangkan setting Match Master by Name on Drop. Sekarang anda punya Master shape yang tidak hanya bisa digunakan untuk memilih tipe warna dan pattern untuk setiap department, tetapi juga sebagai legend shape yang bisa digunakan untuk diagram manapun. Ambil Department shape ini dan taruh di halaman. Peringatan box mengatakan bahwa Visio akan mencoba akses ke dalam ODBC data source, tipe Visio database source, klik OK untuk melanjutkannya. Jika anda akan mempublikasikan Department master shape ini untuk digunakan orang lain, anda mungkin perlu memberikannya dengan ODBC data source, dan mengedit ShapeSheet milik Department master shape tersebut seperti yang anda lihat disini.
Sekarang anda sudah siap untuk mengunakan Database wizard sekali lagi dalam membuat linked drawing yang merepresentasikan semua nilai table pada database, yakni table Department. Pilih menu Tools, Add-ons, Visio Extras, dan Database Wizard. Pada dialog box pertama, klik Next, dan pilih an existing one lalu Next. Pilih Create a drawing lalu Next, pilih Modify existing drawing dan pilih file visio nya, lalu Next. Kemudian pilih modify existing page dan pilih Page 1 lalu Next. Pastikan centang pada Access the database table in read-write mode, yang lainnya hanya optional, lalu Next. Pilih Visio database sample lalu Next, ambil Department lalu Next, pilih stencil file visio dan department untuk masternya lalu Next dan Finish. Sekarang anda punya Database Drawing Monitor yang digunakan untuk me-refresh tiap kali ada perubahan yang terjadi baik dari segi database maupun dari Visio, dan anda juga akan mendapatkan linked shape untuk setiap row pada table Department seperti yang anda lihat disini. Semuanya berwarna hitam karena mereka belum diberikan entry untuk warna dan pattern nya. Mari kita buat warna dan patternya agar kelihatan lebih menarik. Anda bisa memberikannya sesuka anda dan tidak harus persis dengan apa yang anda lihat disini, yang penting tiap row memiliki warna dan pattern yang berbeda agar gampang meng-identifikasikannya. Setelah anda selesai memberikan warna dan patter nya, klik Refresh dan lihat apa yang terjadi, otomatis semua shape, bila tadinya tergeser, akan kembali ke tempat semula namun warna dan patter nya tetap. Dan agar semua warna dan pattern ini ada pada table Department databasenya, anda bisa mengupdatenya secara manual satu per satu namun ada cara yang lebih praktis yaitu mengudate keseluruhan halaman ini ke dalam table Department database. Caranya pergi ke menu Tools, Add-ons, Database Wizard, dan pilih Next, lalu pilih Modify an existing one dan Add database actions and events to a drawing page, lalu pilih halamannya. Untuk page action nya pilih Update dan Refresh. Setelah selesai dengan wizardnya, maka terdapat pilihan Update dan Refresh Linked data pada halaman visio, dan pilih Update Linked Records. Buka database file DBSample.mdb nya, dan lihatlah perbaharuan yang terjadi. Kolum Fillforeground, Fillbackground, dan Fillpattern terisi sesuai dengan yang apa yang anda telah tambahkan pada warna dan patter disetiap shape itu dari Visio. Perubahan yang terjadi juga terdapat pada ShapeSheet seperti yang anda lihat di User-defined Cell dan Actions.
Selain mengisi data pada kolum table Department database, anda juga bisa membuat row baru untuk table Department langsung lewat Visio. Saya ambil shape Department dari stencil lalu saya berikan nama baru yaitu Marketing. Marketing tidak ada pada table Department, namun dengan cara ini saya bisa menambahkannya. Untuk shape marketing ini saya berikan warna dan pattern baru. Lalu di properties Shape Data nya saya rubah menjadi Marketing, lalu tekan tombol kanan mouse dan pilih Update Database Records dan klik Yes. Buka database file DBSample.mdb nya dan anda bisa lihat ada row baru bernama Marketing dengan data didalam Fillforegruond, fillbackground, dan fillpattern.
Untuk tambahan terakhir pada demonstrasi ini, saya ingin perlihatkan cara mengubah nama shape yang berada di dalam Master properties menjadi nama Department. Untuk ini, saya gunakan kode UpdateShapeNameToDepartment. Pada VBA Editor saya buat 2 module yang satu berisi kode tersebut dan yang satunya lagi kode ODBCConnection Class lalu saya buat UserForm yang akan memanggil fungsi UpdateshapeNameToDepartment itu. Sebelum saya Run kode tersebut, lihatlah pada bagian Master shape Drawing Explorer box dimana semua Department tidak memiliki nama. Saya kembali ke VBA Editor dan Run kode tersebut, dan anda bisa lihat sekarang semua berubah menjadi nama jenis Department nya pada masing masing shape. Tujuan melakukan hal ini adalah untuk menjaga identifikasi shape jika terjadi kesalahan dalam men-delete salah satu shape sehingga diketahui shape mana yang terasosiasi dengan kolum atau row mana pada database yang terhapus.
Buka Master properties dialog box dan centangkan setting Match Master by Name on Drop. Sekarang anda punya Master shape yang tidak hanya bisa digunakan untuk memilih tipe warna dan pattern untuk setiap department, tetapi juga sebagai legend shape yang bisa digunakan untuk diagram manapun. Ambil Department shape ini dan taruh di halaman. Peringatan box mengatakan bahwa Visio akan mencoba akses ke dalam ODBC data source, tipe Visio database source, klik OK untuk melanjutkannya. Jika anda akan mempublikasikan Department master shape ini untuk digunakan orang lain, anda mungkin perlu memberikannya dengan ODBC data source, dan mengedit ShapeSheet milik Department master shape tersebut seperti yang anda lihat disini.
Sekarang anda sudah siap untuk mengunakan Database wizard sekali lagi dalam membuat linked drawing yang merepresentasikan semua nilai table pada database, yakni table Department. Pilih menu Tools, Add-ons, Visio Extras, dan Database Wizard. Pada dialog box pertama, klik Next, dan pilih an existing one lalu Next. Pilih Create a drawing lalu Next, pilih Modify existing drawing dan pilih file visio nya, lalu Next. Kemudian pilih modify existing page dan pilih Page 1 lalu Next. Pastikan centang pada Access the database table in read-write mode, yang lainnya hanya optional, lalu Next. Pilih Visio database sample lalu Next, ambil Department lalu Next, pilih stencil file visio dan department untuk masternya lalu Next dan Finish. Sekarang anda punya Database Drawing Monitor yang digunakan untuk me-refresh tiap kali ada perubahan yang terjadi baik dari segi database maupun dari Visio, dan anda juga akan mendapatkan linked shape untuk setiap row pada table Department seperti yang anda lihat disini. Semuanya berwarna hitam karena mereka belum diberikan entry untuk warna dan pattern nya. Mari kita buat warna dan patternya agar kelihatan lebih menarik. Anda bisa memberikannya sesuka anda dan tidak harus persis dengan apa yang anda lihat disini, yang penting tiap row memiliki warna dan pattern yang berbeda agar gampang meng-identifikasikannya. Setelah anda selesai memberikan warna dan patter nya, klik Refresh dan lihat apa yang terjadi, otomatis semua shape, bila tadinya tergeser, akan kembali ke tempat semula namun warna dan patter nya tetap. Dan agar semua warna dan pattern ini ada pada table Department databasenya, anda bisa mengupdatenya secara manual satu per satu namun ada cara yang lebih praktis yaitu mengudate keseluruhan halaman ini ke dalam table Department database. Caranya pergi ke menu Tools, Add-ons, Database Wizard, dan pilih Next, lalu pilih Modify an existing one dan Add database actions and events to a drawing page, lalu pilih halamannya. Untuk page action nya pilih Update dan Refresh. Setelah selesai dengan wizardnya, maka terdapat pilihan Update dan Refresh Linked data pada halaman visio, dan pilih Update Linked Records. Buka database file DBSample.mdb nya, dan lihatlah perbaharuan yang terjadi. Kolum Fillforeground, Fillbackground, dan Fillpattern terisi sesuai dengan yang apa yang anda telah tambahkan pada warna dan patter disetiap shape itu dari Visio. Perubahan yang terjadi juga terdapat pada ShapeSheet seperti yang anda lihat di User-defined Cell dan Actions.
Selain mengisi data pada kolum table Department database, anda juga bisa membuat row baru untuk table Department langsung lewat Visio. Saya ambil shape Department dari stencil lalu saya berikan nama baru yaitu Marketing. Marketing tidak ada pada table Department, namun dengan cara ini saya bisa menambahkannya. Untuk shape marketing ini saya berikan warna dan pattern baru. Lalu di properties Shape Data nya saya rubah menjadi Marketing, lalu tekan tombol kanan mouse dan pilih Update Database Records dan klik Yes. Buka database file DBSample.mdb nya dan anda bisa lihat ada row baru bernama Marketing dengan data didalam Fillforegruond, fillbackground, dan fillpattern.
Untuk tambahan terakhir pada demonstrasi ini, saya ingin perlihatkan cara mengubah nama shape yang berada di dalam Master properties menjadi nama Department. Untuk ini, saya gunakan kode UpdateShapeNameToDepartment. Pada VBA Editor saya buat 2 module yang satu berisi kode tersebut dan yang satunya lagi kode ODBCConnection Class lalu saya buat UserForm yang akan memanggil fungsi UpdateshapeNameToDepartment itu. Sebelum saya Run kode tersebut, lihatlah pada bagian Master shape Drawing Explorer box dimana semua Department tidak memiliki nama. Saya kembali ke VBA Editor dan Run kode tersebut, dan anda bisa lihat sekarang semua berubah menjadi nama jenis Department nya pada masing masing shape. Tujuan melakukan hal ini adalah untuk menjaga identifikasi shape jika terjadi kesalahan dalam men-delete salah satu shape sehingga diketahui shape mana yang terasosiasi dengan kolum atau row mana pada database yang terhapus.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 comments:
Posting Komentar